Kemenperin Pastikan Industri Taat Protokol Kesehatan Saat Ppkm Darurat

Dari pengertian dan unsur-unsur di atas, dapat disimpulkan bahwa pandemi COVID-19 yang saat ini melanda dunia termasuk Indonesia, menurut penulis dapat dikategorikan sebagai keadaan memaksa atau drive majeure. Dimana tidak terlaksananya suatu prestasi baik oleh pengusaha maupun pekerja diakibatkan oleh suatu peristiwa yang terjadi diluar kemampuan, kemauan, atau kendali para pihak. Hari ini, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea meminta Presiden agar membuat aturan terkait asuransi pesangon untuk melindungi hak-hak para buruh.

Dari urusan keuangan, Ari Retno beralih menjadi produsen minuman kesehatan botolan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Sejak Maret, keuangan rumah tangga jadi kacau karena banyak angsuran yang belum lunas. “Usaha baru tidak serta merta berhasil tapi dengan kesabaran, ketekunan, jeli melihat peluang, keuletan bisa menjadi modal untuk sukses. Jika barang/jasa Togel Hari ini yang dijual perusahan tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini, maka perusahaan dapat melakukan produksi atau distribusi produk. Sedangkan untuk distribusi, perusahaan dapat membantu menjual produk yang dibutuhkan saat ini. Jika dengan strategi bisnis yang sedang dijalankan perusahaan masih dapat berjalan, maka sebaiknya pertahankan.

Tidak hanya masyarakat yang perlu beradaptasi dengan kebiasaan new regular yang baru, bisnis pun harus melakukan adaptasi terhadap kondisi dan perubahan perilaku masyarakat. Dalam prosesnya, bisnis digital justru menjadi solusi bagi sebagian besar masyarakat untuk keluar dari persoalan, bahkan dapat mendorong masyarakat untuk keluar dari masa krisis. Tak hanya itu, Anda juga perlu mencari celah yang tepat untuk mempertahankan bisnis di tengah kondisi krisis.

Melihat dari bunyi Pasal di atas, maka keadaan tutup oleh karena suatu wabah seperti COVID 19 dapat dikategorikan sebagai force majeure atau keadaan memaksa. Hal ini dikarenakan keharusan beberapa sektor usaha untuk tutup oleh karena faktor eksternal yang tidak dapat diprediksi. Ketidakmampuan untuk menjalankan usaha tersebut tidak disebabkan oleh kesalahan pelaku usaha. Kemudian, sebuah penelitian yang diterbitkan bulan Februari menyebutkan bahwa tampaknya virus corona berasal dari kelelawar. Penelitian tersebut menemukan coronavirus pada kelelawar memiliki 96% genetik yang mirip dengan virus corona yang saat ini menginfeksi orang di seluruh dunia. Namun, virus corona bukan infeksi langsung dari kelelawar, melainkan dari spesies lain yang terinfeksi dari kelelawar dan akhirnya menyerang tubuh manusia.

Banyak perusahaan tutup karena covid

Hasil survey yang dilakukan oleh perusahaan riset pasar Ipsos didapat 84% pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan. Beberapa diantaranya mengaku mengalami penurunan hingga lebih dari 50%. Tidak sedikit pula yang optimis akan bangkit setelah diberlakukan New Normal. Bambang menyatakan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi mempermudah transisi tersebut di period pandemi.