Ini 5 Tanda Kalau Kamu Pelaku Gaslighting

Pada tahap ini, korban sudah tidak membela diri lagi, dan akhirnya menerima tuduhan pelaku, bahkan mencoba secara aktif membuktikan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut memang benar adanya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan persetujuan pelaku dan mempertahankan hubungan agar tetap harmonis. Gaslighting dapat terjadi dengan atau tanpa disadari oleh korban, bahkan pelakunya. Namun, motif yang dilakukan cukup jelas, yaitu menyelesaikan konflik dengan membuat korbannya menyetujui semua perbuatan pelaku.

Gaslighting adalah taktik manipulasi yang digunakan seseorang untuk mengecoh atau menyerang emosi dan perasaan kamu, baik secara sadar atau tidak, untuk membuat kamu mempertanyakan realitas, kebenaran, dan dirimu sendiri. Gaslighting dilakukan secara perlahan, sehingga korban tidak menyadari betapa mereka telah dimanipulasi kesadarannya. Ketika kamu sudah terkecoh/termanipulasi, kamu bisa sampai meragukan diri sendiri dan tidak tahu mana yang nyata dan mana yang kebohongan. Gaslighting adalah bentuk manipulasi emosional, di mana pelaku mencoba untuk membuat korban merasa bahwa reaksi, persepsi, ingatan, dan keyakinan yang mereka miliki itu bukan hanya salah, tetapi tidak tidak masuk akal.

Anda mungkin sudah sadar bahwa pasangan memanipulasi Anda untuk mempertahankan hubungan tersebut. Akibatnya, setelah terlepas dari hubungan poisonous ini, Anda mungkin kesulitan mempercayai orang lain. Dampak dari gaslighting dalam hubungan ternyata bisa meningkatkan risiko gangguan psychological yang bisa mengganggu kehidupan Anda, yaitu gangguan kecemasan.

Anak dari orangtua gaslighter akan merasa bahwa ia anak ‘emas’ yang tidak akan pernah salah. Namun saat istrinya bertanya mengenai hal tersebut, sang suami mengatakan bahwa itu tidak terjadi, dan itu hanya imajinasi sang istri saja yang akhirnya membuat sang istri meragukan dirinya sendiri. “Pujian bisa menjadi bentuk gaslighting ketika mereka meniadakan atau menyangkal pengalaman anak dari suatu situasi, atau tentang diri mereka sendiri, atau ketika itu adalah bentuk manipulasi,” jelas Muñoz.

Mereka yang melakukangaslighting biasanya berbohong untuk mengubah realitas orang lain. Jadi, omong kosong jika pasangan kita sama sekali tak pernah melakukan kesalahan. “Mereka berusaha mengendalikan orang lain untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan mereka sendiri dengan cara yang manipulatif atau tidak jujur,” kata McNulty. Beberapa sifat mereka menjadi salah satu yang diidamkan untuk menjadi pasangan. “Saya tidak bisa menahan perasaan di luar empati. Saya merasa frustrasi untuknya. Kondisi itu bisa sangat terasa asing bahkan ketika bersama keluarga dan orang-orang terkasih,” kata Zak. Mereka akan membantu Anda untuk mengatasi ketakutan dan keraguan Anda, serta memahami kenyataan apa yang sedang Anda alami dan mengajari Anda untuk mengelola kecemasan dan menjalani hidup lebih baik.

Kepribadian narsistik cenderung memiliki sifat pendukung lain seperti gaslighting, diktator, dan perilaku kekerasan demi memenuhi kepuasan diri sendiri. Pasangan yang seorang gaslighter akan menyalahkan Anda bahwa Anda akan menjadi orang yang pantas atau orang yang baik bila Anda tidak memiliki segala sifat buruk. Seorang gaslighter akan mengancam Anda dengan pondasi sifat dan perilaku Anda sendiri. Untuk mengetahui ada tidaknya fenomena gaslighting dalam sebuah hubungan memang ada pertandanya. Menurut McNulty, beberapa orang kerap tidak menyadari adanya tanda bahaya ini dalam hubungan yang mereka jalani. Sering berbohong untuk menyangkal kesalahan dilakukan, sampai pasangan percaya pada kebohongan yang diungkapkan.

Menurut Bergen, kebohongan pasangan dirancang untuk memanipulasi agar dia dapat mengendalikan kita. Tentu saja dampak ini bisa sangat berbahaya, terutama jika Slot Gacor hubungan tersebut dibangun atas dasar cinta dan kepercayaan. Rasa cinta yang kuat terhadap seseorang bisa meyakinkan sebuah kebohongan dan manipulasi.

Apa itu gashlighthing

“Efek yang paling parah banget, bisa membuat korban mengakhiri hidupnya karena merasa dia enggak berharga dan menjadi beban setelah selalu gagal atau salah terus. Makanya si gaslighter ini mereka seperti predator alias bisa mendeteksi orang mana yang lemah yang bisa di-gaslighting dan mana yang enggak,” kata Anas, sapaan akrab Anastasia Satriyo. Jika Anda menggunakan gaslighting, pasangan Anda akan mencoba memastikan bahwa Anda memandang mereka untuk kebenaran. “Jika pihak ketiga yang independen mulai menimbang untuk mendukung perspektif gaslighting, pelaku akan kehilangan kekuasaan dan mengendalikan korban,” kata Bobby. Cobalah hubungi teman lama yang sekiranya bisa membantu keluar dari hubungan yang tidak sehat ini.

Sementara, terapis pernikahan dan keluarga Karyl McBride dalam artikel yang dimuat Psychology Today menjelaskan alasan seorang narsistik menjadi gaslighter berawal dari pemicu sederhana, yakni sikap tak mau disalahkan. Pada kesempatan lain, Gregory kerap menutupi perbuatannya dengan cara berbohong. Ketika Paula bertanya atau mencoba berdiskusi tentang hal tersebut, Gregory melemparkan perkataan-perkataan yang menghakimi. Akibatnya, lambat laun Paula ragu dengan apa yang dikatakannya sendiri dan merasa percaya pada tuduhan-tuduhan yang dilontarkan suaminya. Carilah tanda-tanda pembelaan diri atau kalimat manipulatif yang diucapkan pasangan.

Menurut terapis Andrea Papin, RTC, dan Jess Jackson, LMT, dari Trauma Aware Care, gaslighting dalam hubungan asmara terjadi karena mereka ingin berada di posisi yang benar dan pasangan selalu salah. Salah satu cara yang gaslighter lakukan ialah mencoba memanipulasi korban dengan menggunakan teman atau orang yang dicintainya untuk melawan dirinya. Misalnya, gaslighter mungkin memberi tahu Anda mengenai hal-hal yang membuat Anda berpikir bahwa orang lain tidak terlalu peduli pada Anda seperti, “Mereka tidak peduli dengan Anda. ” Pernyataan semacam ini sering kali cukup untuk membuat korban mengisolasi diri dari orang lain. Ini memberi gaslighter kendali lebih besar lagi atas kehidupan korban.